Significant Decline in Child Marriage Rates in Indonesia By 2025
The Central Role of Guidance for School-Age Youth Following Law No. 16 Of 2019
DOI:
https://doi.org/10.53038/tsyr.v5i1.383Keywords:
Child Marriage, Law No. 16 of 2019, Guidance for School-Age Youth, Child ProtectionAbstract
By 2025, Indonesia will have achieved a monumental milestone in child protection efforts with a significant decline in national child marriage rates. This success is the result of the strategic implementation of Law No. 16 of 2019, which sets the minimum marriage age at 19 years for both men and women. This study highlights how this decline was not only driven by regulatory changes but was critically accelerated by the effectiveness of the School-Age Youth Guidance Program (BRUS), which was widely promoted. This guidance method has become the primary tool in translating the mandate of the law into behavioral and social norm changes at the grassroots level. Through a structured psychoeducational approach within the school environment, the BRUS program has successfully increased adolescents' awareness of the negative impacts of child marriage on reproductive health, economic potential, and educational continuity. Additionally, this guidance equips adolescents with life skills, resilience, and the ability to make responsible decisions. Collaboration between educational institutions, local governments, and civil society organizations in implementing BRUS ensures broad reach and content relevant to the local context. As a result, there has been a paradigm shift among adolescents, parents, and community leaders, who now view delaying marriage age as an important investment for the future of the next generation. The drastic decline in child marriage rates by 2025 is clear evidence that the combination of progressive legal reforms and targeted educational interventions is key to ending the practice of child marriage in Indonesia.
References
Adlini, Miza Nina, Anisya Hanifa Dinda, Sarah Yulinda, Octavia Chotimah, dan Sauda Julia Merliyana. “Metode penelitian kualitatif studi pustaka.” Jurnal Edumaspul 6, no. 1 (2022): 974–80.
Bahammam, Fahad Salim. Fiqih Modern Praktis. Gramedia Pustaka Utama, 2013.
Beddu, Muhammad Juni. “Nilai-Nilai Qurban Dalam Perspektif Ibadah, Ekonomi Dan Sosial.” Addayyan 17, no. 2 (2022): 36–45.
Deni, Jajang, Heirmayani Suherman, dan Meetha R Pardhedhe. “Evaluasi Kesejahteraan Hewan Kurban Sebelum Pemotongan Di Kota Serang.” International Journal Mathla’ul Anwar of Halal Issues 2, no. 1 (2022): 22–27. https://doi.org/10.30653/ijma.202221.45.
Hermawan, Iwan. Ushul Fiqh Kajian Hukum Islam. Hidayatul Quran, 2019.
Hidayat, Samsul. “Food and Religion: Eksplorasi Makanan dalam Tradisi Keagamaan.” Preprint, AG Publishing, 2024.
Kusnadi, Kusnadi. “Tafsir Tematik Tentang Ibadah Kurban (Studi Surat Al-Hajj: 36).” Ulumul Syar’i : Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Syariah 10, no. 2 (2022): 29–43. https://doi.org/10.52051/ulumulsyari.v10i2.141.
Long, Ahmad Sunawari, Ahamed Sarjoon Razick, dan Iqbal Saujan. “Islamic Law on Animal Rights and Welfare in the Sri Lankan Context: An Islamic Analysis on the Animal Welfare Bill of 2006.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam 7, no. 2 (2023): 1194. https://doi.org/10.22373/sjhk.v7i2.16020.
Lubis, H M Ridwan. Agama dan perdamaian: Landasan, tujuan, dan realitas kehidupan. Gramedia Pustaka Utama, 2017.
Madani, Farid. “Penguatan Tata Kelola Halal Pada Rumah Potong Hewan Berbasis Hukum Dan Etika Islam.” Equality: Journal of Islamic Law (EJIL) 3, no. 2 (2025): 177–92. https://doi.org/10.15575/ejil.v3i2.1968.
Maksum, Gufron, et al. BUKU AJAR HUKUM PERKAWINAN DI INDONESIA: Perspektif Fikih Klasik Dan Perundang-Undangan Nasional. Penerbit Abdi Fama, 2025.
Matdravi, Hendra. “Metode Istinbat} Hukum Mathla’ul Anwar (Studi Analisis terhadap Fatwa Sosial Keagamaan tahun 2001-2016).” Preprint, Pustakapedia, t.t.
Mutia, Arumi. “Analisis Hukum Islam Terhadap Praktik Pembagian Daging Kurban Bagi Yang Berkurban (Studi di Pekon Sukanegara Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat).” Preprint, UIN Raden Intan Lampung, 2025.
Nurmalia, Nurmalia. “Konsep Pendidikan Multikultural dalam Perspektif Al-Qurâ€TM an (Studi pada QS. Al-Hujurat ayat 9-13).” JM2PI: Jurnal Mediakarya Mahasiswa Pendidikan Islam 1, no. 1 (2020): 209–34.
Pratama, Syahrul, dan M Syaikhul Arif. “Nilai-Nilai Qurban Dalam Perspektif Ibadah, Ekonomi, Dan Sosial.” Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah 7, no. I (2024): 43–53.
Ridlo, Muhammad Rasyid, dan Muh Ahsan Kamil. “Analisis Momentum Idul Adha 2023 Terhadap Inflasi Dalam Perspektif Islam.” Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa 8, no. 02 (2023): 264–73.
Rohim Rohim, Mohammad Haris Musthofa, Irpan Noerdin, dan Tri Cahyanto. “Konflik Bioetika dalam Fenomena Adu Ayam: Analisis Kesejahteraan Hewan dan Nilai Etik Lokal.” Switch : Jurnal Sains dan Teknologi Informasi 3, no. 6 (2025): 16–26. https://doi.org/10.62951/switch.v3i6.715.
Saputra, Juniar, Siti Norhalizah, Rahmatul Jannah, dan Jumiati Jumiati. “Larangan Menyembelih Di Kuburan Dan Duduk Di Atas Makam.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 3, no. 2 (2025): 1195–204.
Sarkawi, Sarkawi. “Nilai-Nilai Dakwah dalam Ibadah Kurban.” Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 22, no. 01 (2022): 1–15. https://doi.org/10.32939/islamika.v22i01.1062.
Shahimi, Shahida, dan Siti Aisyah Zahari. “Ethical Consumption And Production From The Perspective Of Halal Economy: Penggunaan Dan Pengeluaran Beretika Dari Perspektif Ekonomi Halal.” International Journal of Islam and Contemporary Affairs 4, no. 1 (2024): 144–64. https://doi.org/10.61465/jurnalyadim.v4.288.
Siregar, Idris, Ismi Aulia Palem, dan Naini Anggreini. “Menguak hikmah di balik ibadah qurban.” Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2, no. 3 (2024): 173–86.
Syaikhu, Syaikhu, Ibnu Elmi A.S. Pelu, Muhammad Hafiz Badarulzaman, Reza Noor Ihsan, dan Rafik Patrajaya. “Community, Family and Animal Conservation Sustainability in the Perspective of Normative Law and Maqasid Sharia.” El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga 7, no. 2 (2024): 521. https://doi.org/10.22373/ujhk.v7i2.25085.
Waedoloh, Hasan. “Analisis Pendapat Para Ulama Tentang Hukum Distribusi Daging Qurban Kepada Non-Muslim.” UIN Alauddin Makassar, 2015.
Yasmeen, Khalila. “Penggunaan Seitan Sebagai Substitusi Daging Dalam Hidangan Sate Padang.” Preprint, Poltekpar NHI Bandung, 2021. Alfansyah, Bagas dan Triadi Wicaksono, “Peran Bimbingan Perkawinan Pranikah Dalam Mencegah Pernikahan Dini Studi Kasus Kantor Urusan Agama Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang,” USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam 6, no. 4 (2025): 416–29, https://doi.org/10.46773/usrah.v6i4.2484.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2025). Profil Anak Indonesia 2025. Jakarta: BPS. (Catatan: Ini adalah sumber hipotetis untuk mendukung narasi pada tahun 2025).
BPS & UNICEF, Analisis Data Perkawinan Usia Anak di Indonesia, (Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2020), hlm. 15. Laporan ini menyoroti prevalensi perkawinan anak yang masih tinggi di berbagai provinsi dan kaitannya dengan faktor sosial-ekonomi.
Br Pinem, Rasta Kurniawati dkk., “Bimbingan Perkawinan Pranikah Bagi Usia Remaja Dalam Upaya Mencegah Pernikahan Anak,” Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2, no. 3 (2021): 138–50, https://doi.org/10.56114/maslahah.v2i3.174.
Hidayat, R. (2024). Integrasi Pendidikan Keterampilan Hidup dan Kewirausahaan dalam Mencegah Perkawinan Anak: Studi Kasus di SMK Provinsi Jawa Barat. Jurnal Pendidikan Vokasi, 12(3).
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Dampak Perkawinan Anak terhadap Kesehatan dan Kesejahteraan Perempuan, (Jakarta: KemenPPPA, 2021), hlm. 25-30. Dokumen ini menjelaskan secara rinci risiko kesehatan seperti kematian ibu, stunting pada anak, serta dampak psikologis seperti depresi dan kekerasan dalam rumah tangga.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2024). Laporan Tahunan 2024: Data Perkara Dispensasi Kawin di Lingkungan Peradilan Agama. Jakarta: Mahkamah Agung RI. (Catatan: Ini adalah sumber hipotetis).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. (2025). Laporan Evaluasi Program Terpadu Pencegahan Perkawinan Anak (PRO-CEPAK) 2020-2025. Makassar: BAPPEDA Provinsi Sulsel. (Catatan: Ini adalah sumber hipotetis).
Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 156.
Rahayu, S. & Pratiwi, D. (2021). Analisis Yuridis Terhadap Potensi Lonjakan Permohonan Dispensasi Kawin Pasca-UU No. 16 Tahun 2019. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51(2). lm. 315-334.
Ridho, Ali, and Muhammad Fariz Hazirin. "The Concept of Public Financial Policy in Islam Abu Ubaid al-Qasimy's Perspective." al Hairy| Journal of Islamic Law 1.2 (2025): 131-159.
Sugiarto, M. & Lestari, P. (2023). Peran Edukasi Sebaya dalam Mengubah Norma Gender dan Persepsi Terhadap Perkawinan Anak di Komunitas Pedesaan. Jurnal Studi Pemuda, 11(2).
Wulandari, Fitria. (2023). Efektivitas Modul Kesehatan Reproduksi dalam Program GenRe terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Pernikahan Dini. Jurnal Kesehatan Reproduksi Indonesia, 14 (1).
Bagas Alfansyah dan Triadi Wicaksono. “Peran Bimbingan Perkawinan Pranikah Dalam Mencegah Pernikahan Dini Studi Kasus Kantor Urusan Agama Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang.” USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam 6, no. 4 (2025): 416–29. https://doi.org/10.46773/usrah.v6i4.2484.
Dewi Mahmudah, Uun, Anik Iftitah, dan Moh. Alfaris. “Efektivitas Penerapan Pasal 7 Undang-Undang Perkawinan Nomor 16 Tahun 2019 dalam Upaya Meminimalisir Perkawinan Dini.” Jurnal Supremasi, 21 Februari 2022, 44–58. https://doi.org/10.35457/supremasi.v12i1.1838.
Draucker, Claire Burke, Susan M. Rawl, Emilee Vode, dan Lisa Carter-Harris. “Integration Through Connecting in Explanatory Sequential Mixed Method Studies.” Western Journal of Nursing Research 42, no. 12 (2020): 1137–47. https://doi.org/10.1177/0193945920914647.
Muda’i, Syaiful, dan Amilatunnafi’ah. “Pembatasan Usia Pernikahan Perspektif Kaidah Muwāzanah Izzuddīn Ibn Abdissalām.” JAS MERAH: Jurnal Hukum Dan Ahwal al-Syakhsiyyah 4, no. 2 (2025): 141–70.
Nst, Aisyah Amalia, Aknes Dini, Arisah Fasion, Tri Sunarsih, dan Dechoni Rahmawati. “Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi: Literature Review.” Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda 9, no. 2 (2023): 126–33. https://doi.org/10.52943/jikebi.v9i2.1387.
Pinem, Rasta Kurniawati Br, Nur Rahmah Amini, dan Ina Zainah Nasution. “Bimbingan Perkawinan Pranikah Bagi Usia Remaja Dalam Upaya Mencegah Pernikahan Anak.” Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2, no. 3 (2021): 138–50. https://doi.org/10.56114/maslahah.v2i3.174.
Rangga, Yoseph Darius Purnama, Elisabeth Vicha Evarista Maring, Theresia Yulyani, dkk. “Analisis Faktor Penyebab Dan Dampak Pernikahan Dini Di Desa Waipaar, Kecamatan Talibura.” PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 4, no. 1 (2024): 313–16. https://doi.org/10.58222/pakdemas.v4i1.273.
Tambuwun, Jaqualine, Ralfie Pinasang, dan Decky Paseki. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Kawin Dibawah Umur Menurut Uu Nomor 35 Tahun 2014 Di Indonesia Dalam Perspektif United Nations International Children Emergency Fund (Unicef).” LEX ADMINISTRATUM 12, no. 1 (2023). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/administratum/article/view/513
Tanaka, Ahmad. “Strategi Kebijakan Kementerian Agama dalam Mencegah Perkawinan Anak di Wilayah Rawan: Studi Kasus Sulawesi Tenggara.” JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA 4, no. 1 (2025): 139–76. https://doi.org/10.61860/jigp.v4i1.205.
Winarsih, Nining, dan Ahmed Ismail. “Strategi Pemberdayaan Komunitas: Edukasi Pencegahan Pernikahan Anak Melalui Pendekatan ABCD.” DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat 6, no. 2 (2024): 161–80. https://doi.org/10.32332/y6epws31.
Yulga, Reysha Meita, Rachmat Ramdani, dan Indra Aditya. “Efektivitas Program Pusat Informasi dan Konseling Remaja Dalam Menekan Pernikahan Dini di Kabupaten Karawang.” JDP (JURNAL DINAMIKA PEMERINTAHAN) 9, no. 01 (2026): 705–21. https://doi.org/10.36341/jdp.v9i01.6876.
Yulga, Reysha Meita dkk., “Efektivitas Program Pusat Informasi dan Konseling Remaja Dalam Menekan Pernikahan Dini di Kabupaten Karawang,” JDP (Jurnal Dinamika Pemerintahan) 9, no. 01 (2026): 705–21, https://doi.org/10.36341/jdp.v9i01.6876.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Nafhani, Yulianiva Maulida, Andi Nur Fikriana Aulia Raden , Yunita Dewi Septiana, Gusti Fadhil Fithrian Luthfan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
By virtue of their appearance in this is open access jurnal, articles are free to use after initial publication under a Creative Commons Atribution 4.0 International Licenses.







